Part 34

1263 Kata

Astagfirullah, Mama. Aku benar-benar tidak menyangka kalau posisi bisa membuatnya sampai seperti ini. "Ma, Rania gak mau ketemu Mama," ucapku berat, tapi aku tetap harus menyampaikan ini. Sungguh teganya dia mempermalukan Mama begini. "Kamu jangan mengada-ada, Riko! Dia sendiri yang sudah berjanji akan menemui Mama setelah setelah pekerjaan ini selesai," ucapnya dengan tatapan mata tajam. Jelas Mama tidak tahu kalau Rania sudah pulang, dari tadi di sini terus. Hanya mencuci piring. Padahal karyawan di sini sangat banyak, tidak kebayang Mama mencuci banyak alat makan. "Aku benar, Ma. Di luar sudah tidak ada siapa-siapa, kecuali petugas kemanan," jelasku pelan dan hati-hati. Mama terdiam sebentar, "Mungkin Rania kau menemui Mama besok," ucapnya lagi yang ternyata masih belum menyerah.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN