Di sebuah penthouse mewah dengan pemandangan kota yang gemerlap, Jasson Atmajaya sedang tidak ingin diganggu. Musik jazz mengalun rendah, botol wine mahal terbuka, dan seorang wanita cantik sedang bersandar di dadanya. Jasson baru saja akan mendaratkan ciuman di leher wanita itu dan tangan si wanita berusaha menyusup dibalik jubah mandi yang dikenakan. Jasson segera menahannya. “No Baby, jangan coba-coba menyentuhnya," ujar Jasson lembut namun penuh penekanan. “Kenapa, Jasson? Bukannya kau memintaku datang untuk ini?" Evelyn tak menyerah, ia mengusap d**a Jasson yang dipenuhi dengan tato naga merah. Gerakannya sensual dan menggoda. Jasson terkekeh pelan, kembali menahan tangan Evelyn karena ia tidak pernah butuh having s*x. Ia murni hanya ingin bermain-main. Ia baru saja membuka mulut u

