EPISODE 24

1211 Kata
AUTHOR POV Waktu cuti pasca menikah, reyhan dan serly pun sudah habis, keduanya pun harus kembali ke aktivitas mereka masing-masing. Seperti biasa reyhan mengantarkan serly ke rumah sakit. “hati-hati ya sayang” reyhan mencium kening serly “kamu juga ya” serly mencium tangan suaminya . Serly pun turun dari dalam mobil, dara yang sudah dari tadi menunggunya di parkiran, sudah tersenyum melihat keromantisan pengantin baru itu. “cie, cie yang pengantin baru, apa kabar ni?” ledek dara “is, apaan sih,… ayo masuk” ajak serly sambil menarik tangan dara masuk ke dalam rumah sakit. Reyhan hanya tersenyum, melihat istri dan sahabat istrinya itu bercanda. Reyhan pun langsung berangkat ke kantornya. Sesampainya disana, reyhan menghampiri sekretarisnya “yan, kalau ada tamu yang mencari saya hari ini, bilang saya lagi ada metting ya” jelas reyhan sambil berlalu pergi “baik pak” ***** Reyhan berada di ruangannya , dia mencek handpone nya, dan menelpon seseorang “bagaimana, apa sudah dapat buktinya?” tanya reyhan pada seseorang “oke, kalau begitu kirim lewat email saja ya, terima kasih” reyhan menutup telponnya Reyhan pun tersenyum ketika melihat isi email yang dikirim seseorang kepadanya “kali ini, kamu akan mendapat balasannya diandra, alex. Kalian berdua pantas mendapatkan ini” gumam reyhan dalam hatinya “kali ini dunia akan mengetahui kebejatan kalian” reyhan memencet enter di keybord laptopnya. reyhan tersenyum semeringah, wajahnya tampak bahagia “sebentar lagi alex, sebentar lagi “ ucap reyhan sambil tertawa sendiri di dalam ruangan kantornya ***** REYHAN POV Reyhan dan serly sudah berada di sebuah restoran , mereka menyantap makan siang dengan santai. Tiba-tiba serly terkejut ketika melihat sebuah postingan di salah satu media sosialnya. “sayang, lihat ini” serly menunjukkan handphonenya pada reyhan Sebuah berita, yang mengejutkan, alex menjadi tersangka dari malpraktik. Reyhan hanya tersenyum melihat berita itu. “sayang , kok kamu senyum?” tanya serly heran “lalu aku harus bagaimana, harus sedih, mendengar dia di tangkap?” reyhan memasang wajah sedikit kesal “sayang, bukan begitu maksud ku, aku kasihan pada cici, bila dia tahu ayah nya adalah alex, kasian dia sayang. “ jelas serly “itu kesalahan dia sendiri , kita tidak boleh ikut campur lagi, itu urusan mereka, dan mungkin ini adalah balasan untuk mereka sayang, karena sudah memiliki niat buruk untuk pernikahan kita” ujar reyhan. “sayang, kita tidak boleh mendendam” tambah serly mengingatkan reyhan “ya sayang” reyhan menyapu rambut serly lembut lalu tersenyum ************* SERLY POV Reyhan sedang sibuk memeriksa beberapa berkas di meja kerjanya, tiba-tiba reyhan di kejutkan dengan kedatangan serly . “sayang” sapa serly “loh, kenapa tidak bilang mau kesini?” ucap reyhan sambil bangkit dari kursinya dan langsung memeluk istrinya “biar suprice “ “ya, kamu berhasil, ada apa sayang?” tanya reyhan sambil mengajak serly duduk di sofa yang ada di ruangn kerja reyhan “sayang, tante sandra dan mama mengajak kita buat dinner malam ini” jelas serly “wah,… mau dong, jadi gimana apa kita langsung pergi” tanya reyhan “boleh, yuk” ajak serly Mereka pun berangkat menuju salah satu restoran yang sudah sandra siapkan. Sesampainya di sana reyhan dan serly pun mendapati ibu maysa dan tante sandra yang sudah berada di restoran. Mereka memesan beberapa makanan . sambil menikmati indahnya malam, dinner malam itu berjalan dengan baik. Tiba-tiba di tengah keasyikan dinner Bersama , tanpa sengaja sandra melihat brams sedang duduk di salah satu meja di restoran itu dengan seorang wanita. “tante kenapa?” tanya serly bingung “sayang, kamu lihat itu?” sandra menunjuk ke arah sudut restoran Betapa terkejutnya serly dan juga reyhan ketika melihat wanita yang Bersama brams “diandra” ucap reyhan dan serly bersamaan “jadi dia diandra?” tanya sandra “ia” ucap serly “kenapa dia Bersama brams ya ?” sandra penasaran sekali “pria itu siapa sandra?” tanya ibu maysa “dia,…..mantan suami saya buk” jelas sandra pelan “bukankah wanita itu mantan mu reyhan?” tanya ibu maysa lagi “benar ma, itu yang membuat kami jadi bingung, dan bertanya-tanya, ada hubungun apa sebenarnya antara mereka berdua” jelas reyhan “sudah lah, kita jangan bahas mereka lagi, biar itu menjadi urusan mereka “ tambah sandra “ia tante” Selesai makan malam, mereka pun mengantarkan tante sandra pulang . “tante, hati-hati ya di rumah “ serly memeluk sandra, kemudian masuk kembali ke dalam mobil “ya , kalian juga hati-hati” sandra melambaikan tangannya, Mereka pun pulang ke rumah . ************ author pov  Serly menghampiri reyhan yang sedang berada di ruang kerjanya “sayang, aku boleh tanya sesuatu?” tanya serly “tanya apa sayang?” reyhan bertanya balik “apa kamu yang menyebarkan berita alex melakukan malpraktik?” pertanyaan serly menghentikan kegitan reyhan sejenak “maksud nya apa ya ?” reyhan pura-pura tidak tahu apa yang sedang serly tanyakan “tolong, jangan berbohong sayang?” serly memegang tangan reyhan “ tolong jelaskan, kenapa kamu melakukan itu “ serly memohon Reyhan terdiam, dia tidak berani menatap serly “maafkan aku sayang, aku tidak memberi tahumu” “sebenarnya apa yang terjadi?” tanya serly semakin penasaran “baik lah aku akan menjelaskan semuanya padamu” jelas reyhan Flasback on “mas, maaf berkas mas, jatuh” reyhan memberikan beberapa berkas kepada seorang pria yang kelihatannya habis menangis. “oh , ia mas,…terima kasih” jelas pria itu “maaf kalau saya terlalu ikut campur, mas kenapa ya?” tanya reyhan “mas, istri saya baru meninggal dunia mas, ini semua karena perbuatan dokter alex mas” jelas pria itu “kenapa mas, apa yang sudah dokter itu lakukan pada istri mas?” tanya reyhan “dia sudah melakukan malpraktik dengan istri saya, ngaku-ngaku bisa membuat tubuh istri saya bagus, malah nyawa istri saya melayang mas, “ pria it terus menangis “kenapa tidak lapor polisi mas?” “saya tidak punya bukti yang kuat mas, awalnya saya sudah melapor polisi, tapi entah kenapa semua bukti yang saya punya tidak bisa memberatkan dokter sialan itu” pria itu terus menyumpahi alex dengan kata-kata yang tidak baik “baik lah mas kalau begitu, bolehkah saya membantu mas?” tanya reyhan menawarkan bantuan “boleh mas, saya akan sangat berterima kasih sekali” “kalau begitu mas kumpulkan semua bukti-bukti yang mas punya, dan saya akan mencari bukti lain, dan akan segera menghubungi beberapa pengacara, untuk memberatkan dokter alex” jelasnya “baik mas, ini no handphone saya, kalau mas perlu buktinya, saya akan segera mengirimkannya” jelas pria itu “ia mas” Beberapa hari kemudian, pria itu pun mengirimkan bukti-bukti yang dia miliki, reyhan pun tk tinggal diam, dia pun  memerintahkan beberapa orang untuk mencari korban alex yang lain. Akhirnya reyhan pun menemukan semua bukti yang akan dapat menjerumuskan alex ke dalam penjara. Pengacara reyhan akhirnya mengumpulkan semua bukti-bukti itu dan akhirnya mengirimkannya kepada reyhan. reyhan tersenyum bahagia, akhirnya semua kejahatan yang selama ini terselubung akhirnya dapat terungkap. Kejahatan yang selama ini sudah banyak memakan korban akhirnya dapat terungkap ke public. Reyhan mengirimkan bukti kejahatan alex ke sebuah media social. Dan akhirnya  alex pun di panggil oleh pihak berwajib untuk bertanggung jawab atas semua perbuatannya. Flasback off
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN