“kamu akan menangisi nasib mu serly, tunggu dan lihat saja nanti, siapa yang reyhan percaya , aku atau dirimu” salma tersenyum licik. Gumam salma dalam hati. Niat buruknya pada serly membuat dirinya tersenyum-senyum sambil mengendarai mobilnya. Sesampainya di kantor reyhan, salma buru-buru menemui reyhan di ruangannya. Dengan lenggak-lenggok sexy khas yang salma punya, dia berjalan menuju ruang kerja reyhan. “hai, rey, boleh aku duduk” pinta salma manja “silahkan” “oya, aku punya suatu berita yang harus perlu kamu tahu rey” “apa?” tanya reyhan penasaran “tapi berita ini , aku gak sanggup ngomongnya , aku gak mau kamu sedih, tapi berita ini memang wajib kamu tahu” jelas salma lagi “apa ma, cerita aja, aku gak pa-pa kok” jawabnya yang semakin penasaran. “tapi kamu janji, jangan ma

