EPISODE 41

813 Kata

authour pov Jam sudah menunjukkan pukul 07.00 pagi , reyhan belum juga keluar kamarnya. Serly sudah dari tadi menunggunya di meja makan. Serly menaruh dagunya di kedua tangan yang naik ke atas meja makan. Dia terus menatap nasi goreng buatannya yang semakin lama semakin dingin. Tiba-tiba bulir air mata serly tumpah sekali lagi. Dia tidak tahu kenapa suaminya melakukan itu padanya. Serly semakin sakit hati. Perbuatan reyhan semakin menghancurkan harapan dan mimpinya . dia benar-benar kecewa, reyhan telah mengingkari janjinya. Dengan perasaan yang yang hancur, serly membesarkan hatinya, dia pun masuk ke dalam kamar nya, di lihatnya reyhan masih tertidur dengan baju yang masih melekat di badannya. Serly menggeleng, dia benar-benar tidak tahu kenapa suaminya seperti ini. Serly berusaha membu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN