Seira pun Tahu

1516 Kata

*** Sebanyak apa pun mereka menutupi berita itu, Seira akhirnya tahu juga. Itu bermula dari percakapan di dapur. Sebagai karyawan, ia selalu datang lebih dulu sebelum toko dibuka. Ia tidak pernah telat, termasuk hari ini. Justru Seira datang lebih awal 30 menit dari biasanya. Namun, ada keanehan yang Seira rasakan. Begitu ojol yang ditumpanginya pergi, Seira melihat area parkir karyawan. Sepeda motor sudah banyak, tapi begitu ia membuka pintu samping, dapur kosong melompong. Ke mana orang-orang? Seira bertanya dalam hati. Oven belum dipanaskan. Loyang belum turun dari rak. Belum ada satu kue pun yang jadi. Udara di ruangan masih terasa lembab, tidak ada pemanasan sama sekali. Seira menyusuri lorong menuju loket penjualan. Begitu kedua kakinya berhenti di depan pintu, ia bisa mendeng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN