Usai kepergian bosnya, Leman kembali menutup dan mengunci pintu pagar ruko. Ia pun kembali melanjutkan pekerjaannya di bagian pengerukan, sedangkan Alma sudah kembali ke tempat ia duduk semula. "Kau ada perlu apa sama si Bos, Al?" tanya Yuni saat Alma sudah duduk di dekat meja kerjanya. "Bos udah mau pergi baru kau samperin. Padahal dari tadi kau dan si Bos sama-sama di dapur," ucap Yuni. Pembicaraan Alma dan Yuni tidak akan terdengar jelas pekerja lain, sebab volume suara musik yang diputar lewat loudspeaker cukup besar. "Tadi aku lupa, Kak. Untung aja tadi Kakak tanya, kalau enggak, bisa jadi berubah hak milik." "Maksudnya apa sih?" "Yang tadi Kakak bilang ...." Alma kembali menyendokkan jagung gerontol ke mulutnya. "Cincin?" "Iya." Alma mengangguk. "Terus?" Yuni masih penasara
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


