"Ra!" Seru seseorang, Rara yang sudah hafal dengan suara itu mempercepat langkahnya. "Ra? Woy!" Nathan berlari menghampiri Rara. "Aawww!" Pekik Rara ketika rambutnya ditarik memaksa dirinya untuk berhenti melangkah. "Ikut gue!" "Ogah!" Nathan merangkul bahu Rara membawa gadis itu ke dalam mobil. "Mobil gue kayak mana b**o? Masih di parkiran gila lo ya." Nathan mengacuhkan ocehan Rara menghidupkan mesin mobilnya meninggalkan parkiran sekolah. "Lo tau mau gue bawa ke mana?" Tanya Nathan menatap sekilas Rara. "Rumah sakit." Jawab Rara sekenanya. "Gak, ke hotel." Rara langsung menatap sinis Nathan. "Canda," kata Nathan dengan cengiran. "Kenapa sih lo malah pergi aja pas Ardhan lagi kesakitan, pacar apaan lo." Rara hanya mencibir tanpa berniat membalas ucapan Nathan. "Masa gara-gara

