Sudah 3 hari Ardhan berada di rumah sakit, orang yang setia menemaninya adalah Nathan. Setiap pulang sekolah Nathan selalu pulang ke rumah sakit untuk menggantikan posisi ibunya yang sudah menjaga Ardhan. Nathan menaruh tangan kanannya di sandaran kursi menatap Ardhan yang sedang termenung. "Lu napa sih?" Tanya Nathan. Ardhan menoleh sekilas, lalu menggeleng. "Rara udah gak keliatan lagi, cuma sehari doang pas lo baru masuk rumah sakit dia ke sini. Abis itu gak lagi, kenapa?" Tanya Nathan. Ardhan kembali menoleh dan menggeleng. Plak. Ardhan meringis mengelus tangan kanannya yang habis dipukul oleh Nathan. "Kagak punya mulut, lo?" Tanya Nathan geram. "Rara marah sama gue." Nathan mengerenyit bingung. "Perasaan kemaren itu lu berdua masih romantisan aja." Ucap Nathan mengingat ia

