Amera terdiam, dia terdiam dan banyak hal yang berkecamuk di pikirannya itu. Amera tau Zella , gadis itu sudah lama menjadi sahabat Brian dia tau Zella bukan tipe gadis yang mudah meninggalkan sahabatnya kalau memang tidak ada hal yang memaksanya untuk melakukan itu. "Mah, udah jangan banyak pikiran" nasihat suaminya. Penyakit panik ini memang keturunan dari Amera , wanita ini bahkan tidak bisa berhenti berpikir walaupun hal itu sangat kecil dia sering panik dan takut tak ada sebab dan itu menurun ke Brian tapi kadar kepanikan Brian sangat parah di banding Amera. Sudah lama Brian tidak begini, ini pertama kalinya penyakitnya kambuh bahkan sangat parah. "Brian Pah" ucap Amera menangis " kenapa sih penyakit itu nurun ke Brian, seharusnya mamah aja yang punya penyakit itu" "Udah takd

