"Halo, assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh "jawabnya dengan suara lembutnya Teleponnya memang sadari tadi berdering. Dan pada saat deringan keempat dirinya baru mengangkatnya "Yang benar maa.. Saya.. Kan mama bisa menemuinya.. Tapi kan maa.. Yasudah. Zahra akan kesana... In syaa allah ma...sama-sama... Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh " Setelah menutup teleponnya Zahra tertegun. Frans sudah sadar dan laki-laki itu mencarinya Kenapa harus dirinya Bukankah kelaurga laki-laki itu ada disana. Dan barusan mama mertuanya memintanya untuk menemui frans Hatinya berdetak cukup cepat bahkan zahra cukup sulit mengendalikannya kenapa dengan hatinya, masih adakah perasaan itu setelah luka yang dirinya dapatkan. Wanita bercadar itu berdiri sambari menormal

