Status pernikahan itu ibarat tali BH. Terlalu rentan untuk dibuka, tapi begitu kuat mengikat dan menjaga agar tetap berdampingan? Dalam tidurnya Kara samar-samar mendengar kemarahan seseorang. Dia ingin sekali membuka mata, tapi apalah daya. Kedua matanya seakan berat sekali untuk terbuka. Mana perutnya masih terasa begitu sakit. Hingga membuat semua anggota tubuhnya lemah tiba-tiba. Kara mulai mengingat-ingat kenapa bisa dia berakhir seperti ini? Dia pingsan di rumah. Lalu dibawa oleh orang-orang ke rumah sakit. Dan berakhir di ranjang ini. Selama perjalanan itu dirinya terasa melayang-layang. Kayak terbang. Pikirannya mendadak tidak karuan. Dan jantungnya berdetak kencang. Kara pikir dirinya tidak selamat. Tapi ternyata Tuhan masih sayang padanya. Akhh, dia mulai ingat dan menerka-ne

