Bab 20

1365 Kata

Pulsa aja kalau kosong diisi, masa hati kamu kosong dibiarin aja. Ora nampak bingung melihat sebuah bangunan seperti boutique tepat di depan mobil Kara berhenti. Setelah tadi berpisah dengan Ucca, mereka melanjutkan perjalanan masing-masing. Harusnya tadi Ora bertanya kepada Kara mau dibawa kemana dirinya. Tapi kalau dibawa ke tempat ini, bukan berarti Kara menyuruhnya jadi orang minta-minta kan??? "Mau ngapain?" tanya Ora. Kara mendesah kesal. Membuka sabuk pengamannya lalu turun dari mobil begitu saja. Jas yang tadi dia pakai sudah dibuka dan ditinggalkan di dalam mobil. Yang menyelimuti tubuh atletisnya hanya sebuah kemeja putih polos serta celana panjang. Sepatunya juga sudah dia ganti dengan sepasang sendal hotel yang selalu ada di mobilnya. Elah, ini laki-laki satu memang tidak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN