Bab 56

1036 Kata

Sinar mentari pagi menyinari kamar melalui jendela kamar yang masih tertutup rapat oleh gorden berwarna putih. Samar-samar suara gemericik air dari dalam kamar mandi terdengar. Selang sekitar 15 menit kemudian, sosok yang ada di dalam kamar pu keluar dengan bathrobe dan rambut yang ia cepol dengan handuk. Anggun Qaisha Dimitri rela bangun pagi lagi hari ini agar dirinya tidak kesiangan dan membuat Axel menunggu terlalu lama jika pria itu sudah datang nanti. Tok tok tok Ketukan pintu terdengar dari luar, Anggun yang masih mengenakan bathrobe pun memilih membuka pintu kamarnya terlebih dahulu. Sosok wanita paruh baya terpampang di depan matanya. "Loh? Kamu sudah mandi? Ada kuliah pagi?" Cerca beliau kepada putrinya. Anggun mengangguk mengiyakan. "Iya, Mom. Kenapa Mom?" "Nggak ada.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN