Suasana hangat menyelimuti sarapan pagi di kediaman Dimitri hari ini seperti biasa. Namun, kali ini bertambah satu orang yaitu Axel yang duduk di samping Anggun. "Maaf ya, Nak Axel. Sarapan kita di rumah sederhana saja." Ujar Albert ketika semua menu sudah siap di atas meja. Ada nasi goreng, tempe, tahu, kerupuk dan telur mata sapi. "Tidak apa-apa, Om. Sama seperti di rumah kok, Om. Aku jadi nggak enak ngerepotin Tante." Seru pria itu yang membuat Albert sontak tersenyum. "Tidak masalah, iya kan Sayang." Ucap beliau kepada istrinya. Kiana yang sudah duduk di sebelah Fahri dan suaminya pun mengangguk pelan. "Iya, tidak apa-apa Nak Axel. Semoga kamu suka ya." "Terima kasih, Tan." Sahutnya. Mereka pun makan dalam keheningan, hanya ada terdengar bunyi denting piring dan sendok yang sal

