Bibir mereka kini terlepas dari ciuman lembut barusan. Bhanu pun sudah kembali menghadap setirnya. "Maaf bu, saya sudah lancang." ucap Bhanu menunduk pada setir yang dipegangnya. Penyesalan dirasakan Bhanu, dia merutuki perbuatannya sendiri. "Apa yang sudah kulakukan???!!maafkan aku Lila, mengapa aku bisa menciumnya?! Sial! Aku terlalu terenyuh dengan kisahnya!!" "Tak apa Bay, tak perlu minta maaf, tapi mengapa kamu menciumku? Kamu pasti hanya terbawa suasana saja ya Bay?" Sahut Rosline. "Maaf Bu, saya... hanya tidak suka saat anda menyebut diri anda p*****r. Anda sebenarnya bisa berhenti dari semua ini, mengapa harus memikirkan kami para karyawan anda? Kami bisa mencari pekerjaan di tempat lain." Ucap Bhanu lalu kembali membawa mobilnya ke jalan raya. "Bay, kita makan disana aja y

