Damian membawa Auris ke sebuah lapangan bola tempat ia biasa bermain dengan teman-temannya. Lengkap dengan kostum bola ia sekarang sedang menguasai lapangan. Membiarkan Auris menjadi penonton satu-satunya. "Damian...!" teriak Auris terbawa suasana saat Damian dihadang karena sedang menggiring bola ke dalam gawang. Dan goool...! Auris spontan teriak excited dan Damian pun melakukan selebrasi. Damian pamit pada teman-temannya. Entah apa yang mereka bicarakan Auris tak mendengar dan tak ingin mendengar tetapi mereka sesekali melihat ke arahnya diiringi senyuman Damian seolah Auris yang sedang menjadi bahan perbincangan mereka. "Mereka bilang apa?" tanya Auris saat Damian menjulurkan tangan untuk membantunya turun. "Kamu cantik. Aku bilang gadis Indonesia memang cantik, kamu

