Pagi hari menjelang, Jamien sudah terbangun lebih dulu. Meski matanya terpejam tapi ia sama sekali tidak tidur, dalam pejaman matanya ia terus merapalkan doa agar Erlin segera siuman. Jamien tak bisa memastikan apakah Erlin akan bangun lebih cepat atau justru lambat, keadaan Erlin yang parah harus membutuhkan banyak waktu agar gadis itu benar-benar pulih. Jamien seperti seorang yang kehilangan harapan, hidupnya tak b*******h akibat pasangan jiwanya terbujur sakit. Jamien bahkan bisa merasakan sakit luar biasa karena ikatan matebond-nya dengan Erlin, betapa tersiksanya Erlin kala mendapat siksaan itu, Jamien dapat merasakannya semua. Jika bisa, bahkan Jamien rela berada di posisi gadisnya. Tubuh Erlin hanya terbungkus selimut tipis milik Jamien, efek dari kekuatan panas penyihir hit

