Jamien menggendong Erlin hingga sampai di mansionnya, dengan sigap para warrior membukakan pintu gerbang untuk Alphanya. Mereka bisa merasakan aura gelap yang memancar dari dalam diri Jamien, ini dikarenakan Lunanya dalam keadaan tidak baik-baik saja. Jamien hanya menunjukkan raut datar tanpa ekspresi, sesekali matanya melirik pada Erlin yang masih setia memejamkan mata. Tian dan Wizer masih setia mengawal pemimpinnya hingga sampai ke klan, dari arah lorong samping ada Viclean yang berlari tergopoh-gopoh dengan cemas. Sesaat Viclean mendengar perkataan Omega mengenai Alpha yang datang dalam berbentuk sisi Demon, parahnya lagi ada Erlin yang digendongnya, tanpa menunggu lama lagi Viclean pun berlari mencari kekasihnya untuk dimintai keterangan. “Tian, ada apa dengan Alpha?” tanyanya,

