Jamien masih marah-marah semenjak kaburnya Viana, ia tak segan-segan menghukum para warrior yang telah lalai menjaga keamanan sel. Ia juga menyuruh Wizer untuk menyelidiki siapa yang telah berani membebaskan wanita sialan itu, siapapun itu Jamien tidak akan membiarkannya lolos begitu saja. Jamien tahu betul karakter Viana, wanita itu pasti akan datang lagi ke sini dan membuat perhitungan pada orang-orang yang tidak disukainya. Jamien mencemaskan Erlin, melihat bagaimana kuatnya rasa kebencian Viana terhadap sang Luna membuat ia antisipasi jika wanita itu melakukan hal-hal buruk pada Erlin. Erlin masuk ke dalam ruang eksekusi, ia meringis kecil saat Tian sedang menghukum para warrior di sana. Merasakan aroma yang sangat ia candui, Jamien pun mengalihkan tatapan menuju ke pintu, di sana

