BAB XI

1182 Kata

"Jangan hanya diam ketika harga dirimu diinjak-injak, bukankah kamu juga mempunyai hak untuk melawan?" - Uknown - *****     DEVAN tak berhenti menggerutu kesal kearah perempuan di depannya, sungguh malam ini Azel benar-benar menyebalkan menurutnya. Azel yang cerewet membuat Devan hanya mendengus sebal. "Ih kenapa ga sama mulu sih nadanya, nada lo jangan tinggi-tinggi dong." gerutu Azel. "Lo yang ketinggian b**o!" Devan menghela nafas jengah. "Nada gue emang segini dari dulu, lo nya aja yang kerendahan." "Coba dengerin suara gitar gue sama imbangi suara gue. Lo daritadi pake nada tinggi mulu." "Karna gue ga bisa nada yang rendah, jatuhnya aneh." balas Azel mengerucutkan bibirnya. Jam rumah Devan sudah menunjukan pukul 10 malam, bayangkan berapa lama Devan harus memetik senar gitarn

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN