38. RICH

1181 Kata

Mereka melangkah memasuki restoran itu sebuah tempat makan berkelas dengan nuansa elegan yang tenang, jauh dari hiruk-pikuk dunia luar. Tanpa ragu, Jesica langsung mengambil tempat di sisi Jack, seolah itu adalah posisi yang paling alami baginya. Pria bermata biru itu tampak santai. Sesekali ia menoleh, melontarkan percakapan ringan yang membuat Jesica terus tersenyum-senyum yang tak pernah benar-benar pudar sejak mereka duduk bersama. Jesica tidak pernah benar-benar menyadari… bahwa di balik sikap ramah Jack, tidak pernah ada perasaan istimewa yang tersimpan untuknya. Bagi pria itu, Jesica hanyalah seorang adik seseorang yang perlu dijaga, bukan dicintai. Namun, hati Jack sendiri tidak sepenuhnya tenang. Beberapa kali, tanpa sadar, ia mencuri pandang ke arah lain. Mira. Gadis itu t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN