Part Empatbelas

898 Kata

Aku nyata, namun selalu tampak fatamorgana di kehidupanmu.  Hari ini Aiza dan Reyhan pergi ke kampus bersama meski taada yang berbicara di dalam mobil. Namun tidak membuat perjalanan ini terasa hambar. Mereka begandengan tangan berjalan di koridor kampus bagai orang yang begitu bahagia terlihat dari senyum aiza yang tidak pernah luntur. Dan Reyhan yang tersenyum tipis.   Namun ini kehidupan di balik kebahagiaan kita selalu saja ada yang merasa iri, begitupun dengan seorang wanita yang memperhatikan mereka. Reina, dia rasa lelakinya sudah mencintai Aiza terlihat dari senyum tipis lelaki itu dan tangannya yang terus menggandeng Aiza. Hal itu mampu membuat Reina mengepalkan tangannya, mencoba menahan amarah yang memuncak. Seharusnya iya tidak menyuru abangnya menikahi Aiza. Dan seharusnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN