Extra 1-Merasa Dihargai

1033 Kata

Candralekha “Kapan rencana lo married?” tanya Syfo setelah aku menyampaikan soal lamaran Bayu pada Syfo. Sebenarnya aku ingin menemui Syfo secara langsung. Tapi karena minggu ini jadwalku sedang padat, aku memutuskan untuk mengabari Syfo via telepon. “Belum tahu gue, Fo. Apa kata Bayu aja, sih, kalau gue.” “Kok, apa kata Bayu? Yang mau married kan, lo berdua? Kenapa lo kayak nggak excited gitu?” Aku menarik napas panjang sebelum mulai berbicara. “Ya, nggak gitu juga. Lo nggak tahu gue sama Bayu sesibuk apa sekarang-sekarang ini. Jadi kami menyesuaikan dengan jadwal.” “Beneran karena pekerjaan kalian berdua? Bukan karena tiba-tiba lo ragu?” “Nggak, sih. Bayu waktu itu pernah tanya kalau nikah satu atau dua bulan lagi bisa? Karena dia masih bisa lebih sering ada di Indonesia dala

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN