Candralekha “Aku kepikiran untuk stay di Jakarta aja. Menurut kamu gimana?” tanya Bayu ketika kami sedang perjalanan pulang ke apartemen. Aku menoleh ke arahnya. Laki-laki itu tetap fokus pada lalu lintas di depan mobil yang seperti biasa selalu padat apa lagi saat jam bubaran kantor seperti ini. “Kenapa mendadak kepikiran untuk stay di Jakarta?” “Kepikiran aja gitu. Aku khawatir sama kamu. Aku takut nggak bisa selalu ada di dekat kamu kalau kamu lagi membutuhkan aku saat posisi kita sedang jauh. Aku takut aja di kemudian hari akan jadi sesuatu yang akan dipermasalahkan dalam hubungan kita juga.” Aku terdiam meresapi kata-kata yang baru saja disampaikan oleh Bayu. “Beneran kamu pengen dengar pendapat aku?” “Iya, beneran. Bahkan aku butuh saran dari kamu. Kalau memang bagus aku ak

