Sambil menunggu Bayu selesai mandi Lody memilih mengajak main Kavi di playmate balita itu. Meski jarang bertemu tetapi interaksi mereka lewat telepon cukup intens. Lekha sering mengabari Lody lewat foto maupun video perkembangan anaknya itu. Lekha juga sering menelepon Lody karena tak ingin Lody dan Kavi menjadi asing ketika kelak mereka akhirnya tinggal bersama. Dan terbukti keputusan benar. Karena di awal pertemuan, kedua anaknya itu bisa langsung saling mengenal dan akrab satu sama lain. “Ayah, mo mana?” Kavi yang tadinya sibuk dengan mobil-mobilan berbentuk jeep di tangannya, ganti menatap Bayu. “Keluar ke supermarket.” “Teteh Ody uga?” tanya Kavi pada Lody. Gadis itu mengangguk sambil tersenyum membalas pertanyaan adiknya. “Itut uga, Ayah!” Kavi melempar mainannya begitu saja k

