Bagian 54

958 Kata

*** "Pa!" Melihat Lucas berjalan di lobi kantor, Bayanaka yang barusaja datang setelah makan siang di kantin, lekas memanggil. Tidak diam saja, seberhentinya Lucas, dia lekas menghampiri lalu tanpa menunda, Bayanaka bertanya, "Gimana obrolan sama Mama?" "Ya seperti biasa, Mama keras kepala," ucap Lucas. "Dia enggak ngerasa bersalah, terus katanya bakalan jauhin kamu sama Medina." "Padahal, sejauh ini aku sama Medina cuman berteman," ucap Bayanaka. "Ketemu juga jarang." "Kamu tahu sendiri Mama kamu bagaimana," ucap Lucas. "Biarin aja dia lakuin apa yang dimau. Yang terpenting kamu enggak lakuin hal salah." "Aku takut Medina diapa-apain, Pa," ucap Bayanaka. "Gimana pun juga dia lagi hamil." "Papa udah peringatin Mama soal itu, semoga aja enggak dilakuin lagi hal kaya tadi," ucap Lu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN