*** "Pak Naka." Bayanaka spontan menoleh. Batal masuk ke ruangan kerja, dia yang baru kembali setelah selesai mengurus Medina, lantas bertanya, "Kenapa?" "Bapak disuruh menghadap Pak Lucas, Pak," ucap Utari—sang sekretaris yang sampai berdiri dari tempat duduknya. "Ada yang mau dibicarakan katanya." "Kapan Papa minta saya ke ruangannya?" "Agak tadian sih," ucap Utari. "Cuman kata Bapak tuh kasih tahunya pas Pak Naka kembali aja. Enggak usah dihubungin kalau masib di luar." "Oh, oke. Terima kasih." "Sama-sama, Pak." Berbalik arah, Bayanaka menunda niatnya masuk ke ruangan kerja. Bergegas menuju ruangan Lucas yang masih satu lantai, dia sampai dalam waktu yang cepat. Bertanya dulu pada Fendi selaku asisten Lucas, Bayanaka diizinkan masuk setelah perintah dari sang papa didapatkan F

