*** Mengalami penurunan mood usai terlibat percekcokan dengan Fajar, Medina pergi dari rumah. Bukan melarikan diri seperti yang pernah dia lakukan, kali ini tujuannya lebih dekat, yaitu; pemakaman tempat kedua orang tuanya dikebumikan. Belum berkunjung pasca melunasi biaya perawatan bersama Fajar, Medina datang membawa dua buket bunga di tangan. Tiba hampir tengah hari, dia beruntung karena cuaca siang ini mendung sehingga tanpa harus menggunakan payung, Medina tidak kepanasan. "Bu, Pak, Dina datang." Merendahkan posisi secara perlahan, Medina berada di tengah-tengah pusara kedua orang tuanya yang kebetulan berdampingan. Meletakan buket di masing-masing pusara, seulas senyum tipis terukir lalu setelahnya sebuah doa pun dia panjatkan. Tengah hari berada di pemakaman, Medina hanyut dal

