Bagian 28

956 Kata

*** "Diminum dulu, Mas, teh hangatnya biar tenggorokan lega." Sambil meletakan secangkir teh hangat di atas meja, ucapan tersebut Medina lontarkan pada tamu yang malam ini mendatanginya di kost. Tak bertemu di depan kamar, tamu Medina yang tak lain adalah Bayanaka, duduk di ruang tamu lantai bawah karena kebetulan di kost tempat Medina tinggal, terdapat ruang tamu umum untuk menerima tamu. Cukup terbuka, di ruang tamu tersebut tak khawatir terjadi salah paham sehingga ketika Bayanaka berkata ingin menemuinya, Medina mengizinkan. Tak asal menerima tamu, dia juga meminta izin pada sang pemilik kost guna mencegah sesuatu yang tak diinginkan. "Terima kasih," ucap Bayanaka yang kini bersandar di salah satu kursi kayu. "Kamu padahal enggak perlu repot-repot bikinin minum. Saya enggak akan l

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN