Bagian 49

924 Kata

*** "Pak Naka, boleh saya masuk? Ada yang mau saya sampaikan." Bayanaka yang semula fokus pada ipad, spontan mengangkat pandangan. Menjawab pertanyaan dari sang sekretaris, dia memberi izin untuk masuk sehingga dalam hitungan detik, pintu ruangan kerjanya terbuka. "Selamat pagi, Pak, tentang meeting pagi ini sudah saya sampaikan kepada yang bersangkutan," ucap Utari—sekretaris Bayanaka. "Hanya saja katanya ada yang tidak bisa hadir, karena kebetulan beliau mengambil cuti." Bayanaka mengerutkan kening. "Siapa?" "Pak Fajarian Semesta, Pak," ucap Utari. "Manajer keuangan." "Fajar?" tanya Bayanaka, sambil mengerutkan kening. "Ada keperluan apa dia sampai ambil cuti?" "Duh, kalau itu saya kurang tahu, Pak," ucap Utari. "Saya barusan cuman dikasih informasi itu, terus diminta untuk menyam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN