*** "Kamu mau ke mana, Mas? Kok udah rapi?" Fajar yang barusaja keluar dari kamar, menoleh, setelah pertanyaan tersebut menodongnya. Mendapati Rosa di sofa ruang tengah, dia berkata, "Aku ada urusan, enggak akan lama kok. Cuman sebentar." "Ini sabtu lho, Mas," ucap Rosa—nampak tidak terima usai mendengar ucapan Fajar. "Enggak mau ngajak aku jalan-jalan gitu? Di rumah terus, aku bosan." "Kamu kan harus bedrest selama seminggu, dan kalau dihitung waktu kamu pulang dari rumah sakit, ini belum seminggu," ucap Fajar. "Jadi mana bisa jalan-jalan." "Iya sih, tapi aku bosan, Mas," keluh Rosa, sedikit merajuk. "Lakuin sesuatu kek buat aku sama anak kamu. Enggak ada effort banget. Padahal, yang dikandunganku tuh calon cucu kesayangan Mama kamu." Fajar menghela napas pelan. "Minta ini itunya n

