*** Hari ini Medina sudah lebih tenang dari kemarin. Tidak ada pemikiran nekad mengakhiri hidup, dia perlahan kuat meskipun sesekali ucapan Shireen masih melintas di pikirannya. Berjanji untuk lebih kuat lagi demi sang buah hati, pada dirinya sendiri Medina meminta agar bertahan sedikit lagi, karena setelah bercerai dengan Fajar, dia akan menjauh pula dari Bayanaka. Sudah menghubungi Naima, Medina berencana untuk kembali tinggal di Yogya setelah berpisah dari Fajar. Tidak akan di kontrakan lama, dia sudah mencari tempat yang baru atas bantuan teman kerjanya itu. "Non Medina, ada telepon, Non, hpnya bunyi," panggil Mbak Narsih dari dalam rumah, ketika kini di depan, Medina tengah berada di taman. Surabaya tidak secerah kemarin, sehingga meskipun siang sudah datang, Medina tidak kepanas

