Telinga Ivan tetap bisa menangkap suara mobil mendekat ketika dia hendak mengganti posisi bibirnya yang tadinya masih bermain di leher Nirmala untuk ke puncak gunung kembar gadis ini. Tapi dia tidak jadi melakukannya karena tahu ini bukan waktu yang tepat. Segera saja dia merapikan kembali brra dan kaus Nirmala agar kembali seperti semula dan itu membuat Nirmala sangat kebingungan. Sebab Ivan tiba-tiba berhenti ketika dirinya hampir menuju awang-awang karena perlakuannya. “Ada apa?” tanya Nirmala seraya masih terengah-engah. Ivan menatap Nirmala lalu menghela napasnya. Dia juga masih mengatur napasnya tapi lebih sulit untuk mengatur gairahnya. “Papa dan mamamu sudah sampai di depan,” jawab Ivan. Langsung saja Nirmala turun dari meja makan dan untung saja Ivan menangkap tubuhnya sebelu

