Perempuan itu mulai mengerjap. Matanya berusaha dibuka pelan. Dirinya terkejut mendapati lelaki yang dia sukai di hadapannya sepagi itu. Gempita lantas berpikir, dia mengingat kejadian apa yang menyebabkan dirinya tidur bersama Genta. Ah, ternyata ini bukan mimpi belaka. Dia dan Genta tidur di ranjang yang sama. Oleh karenanya Genta ada sepagi itu di hadapannya. Dan Gempita juga teringat bahwa semalam Genta memeluk dirinya dan sebaliknya tanpa ada paksaan apa pun. Bahkan yang memulai adalah Genta. Gempita masih tidak menyangka bahwa Genta akan seperti itu padanya. Mendapat perlakuan seperti itu, Gempita merasa bahwa dirinya memang dicintai oleh Genta. Tapi itu tentu saja tidak mungkin. Gempita sadar diri. "Genta... Aku tahu ini salah, tapi aku sangat menyukainya. Biarkan aku memelukmu le

