Sulit Tidur

3500 Kata

Masih berlanjut pada dua orang yang berada di satu kamar itu. Genta kini sedang asyik menghubungi pihak hotel. Lebih tepatnya, dia berusaha mencari kamar hotel apakah sekarang sudah ada yang kosong. Ternyata ada satu, tapi sudah terisi lagi. Ah, Genta kalah cepat. Hal itu terjadi berulang kali. Genta pun tidak mungkin menyuruh Gempita untuk ke penginapan lainnya. Atau tidak mungkin juga jika dirinya yang pergi. Selain tubuhnya menolak untuk beranjak, dia juga yakin bahwa Gempita tidak mau ditinggal. Dan sebenarnya Genta juga tidak tega meninggalkannya di tempat itu sendirian. Gempita masih baru, menginjak kota Bandung pun baru dua kali ini. "Ah, iya, aku kan punya camilan," seru Gempita. Dia beranjak mengambil kantung plastik dari supermarket yang berisikan minuman dan makanan ringan.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN