Hari ini kedatangan Rinda ke kampus tidak seperti biasanya. Hatinya terus gelisah, tubuhnya juga terus dibasahi dengan keringat. Entah ada apa dengannya, tapi dia merasakan tubuhnya sehat. Sampai tiba dirinya di kelas, atmosfer terasa panas. Jam menunjukkan pukul delapan kurang lima belas menit. Gadis itu terpaku saat mendapati seseorang sudah menempati tempat duduknya. Bukan, bukan seseorang. Melainkan sesosok. Sesosok wanita berwajah pucat dengan rambut panjang dan bibir yang hampir memutih dan terkatup rapat. Rinda pernah melihatnya, dia adalah salah satu sosok yang pernah mendatanginya bersama yang lain dengan berbondong-bondong, lalu mengatakan ingin meminta bantuannya suatu saat nanti saat Rinda sudah siap. Mungkinkah ia datang lagi untuk meminta bantuan itu padanya? Dan sekarang

