45: KEJUTAN LAINNYA

2224 Kata

Dirga bergegas mempercepat langkah menuju basement tempat mobilnya terparkir. Ia merogoh kantong celana dan tasnya mencari ponsel untuk menghubungi Bonte. "Damn it!" Ia memukul pelan keningnya sendiri karena baru saja ingat jika ponselnya tertinggal di ruang kerja. Tak ingin membuang waktu lebih lama, Dirga tak lagi kembali ke ruang kerjanya, tetapi langsung menuju sedan hitam miliknya. Menggunakan kunci cadangan yang masih berada di sling bag-nya – saat Edo mengantarkan mobilnya ke Rumah Sakit, sementara kunci mobil utama ada di sakunya – Dirga segera keluar dari kompleks perkantoran dan memecah jalan Jakarta menuju kota Bandung. Sementara di kantor 3D Design, Borne yang baru saja kembali dari team meeting kebingungan mencari Dirga yang tak ada di ruangannya. Borne mendial nomor

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN