76. Pilih Siapa?

1543 Kata

Jefri melangkah tergesa bersama dengan Bang Nayuta, kata siapa dirinya tidak khuwatir dengan keadaan Ibunya yang dikatakan keracunan, kata siapa ia bisa setenang itu saat menghadapi apa yang dikatakan oleh Ajeng, tidak, rasanya jantungnya akan lepas dari tempatnya saat mendengar kabar buruk itu.                “Tenang, kalem aja, nanti kesian kalau Ajeng ngelihat abangnya begini,” ucap Bang Nayuta saat ia bersama dengan Jefri sudah memakirkan mobilnya di halaman rumah sakit.                Jefri menggelengkan kepalanya pelan, ia mengabari Ajeng lagi, adiknya itu masih dijalan, belum sampai, tidak kuat rasanya menunggu Ajeng yang masih belum sampai juga, pada akhirnya Jefri melangkah menuju raungan IGD berada, belum sampai di sana, telpon Jefri kembali berdering, Ajeng menghubunginya, men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN