Fallany menatap pantulan dirinya, perempuan itu sudah berganti pakaian khusus rumah sakit, senyum tak ramah tercetak di bibirnya, ia tidak yakin bahwa hal jelek itu terjadi lagi padanya, tapi, siapa yang tahu, apa pun bisa terjadi di belakangnya, tapi, Fallany benar-benar tahu semua itu, Fallany tahu semua yang terjadi di belakangnya. Fallany melangkahkan kakinya menuju urang IGD, tempat di mana dirinya harus menjalankan tugasnya hari ini, kepala perempuan itu tengah banyak sekali isinya, ia tidak tahu bagaimana harus menjelaskan, tapi yang lebih dominan adalah tentang hubungan Jimmy dan juga Fella, ia takut, takut sekali rasanya, takut bahwa selama ini kecurigaanya terjadi, takut kalau pada akhirnya orang yang sudah amat Fallany cintai itu memilih mengkhianatinya.

