74. Lipstik siapa?

1853 Kata

               Fallany menghembuskan napasnya saat masuk ke dalam mobil Jimmy, akhirnya perempuan itu terbebas dari pertanyaan-pertanyaan yang membuat dirinya bingung untuk menjawabnya apa, pasalnya ia sama sekali tidak punya bayangan untuk menjawab hal itu, ia tidak pandai berbohong, apalagi yang ia bohongi adalah Bang Nayuta, juga Bang Jo, dan, dan Jefri, ah sial, laki-laki itu bahkan mengungkit masa lalu mereka. “Syukur kamu datang loh, aduh, bisa mati bediri aku kalau kelamaan di sana,” keluh Fallany, perempuan itu akhirnya menghirup napas lega setelah masuk ke dalam mobil Jimmy.                Senyum Jimmy terlihat dengan lebar, laki-laki itu menutup pintu mobil bagian Fallany duduki lalu dengan segera menuju bagian mobil pengemudi, laki-laki itu tidak sabar mendengar omelan Fallany,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN