69. Usaha kesekian kalinya.

1348 Kata

 Flashback dua tahun lalu.                “Tiket ke Belanda,” ucap seorang laki-laki yang kini berdiri tegap di depan tempat Jefri duduk.                Jefri memilih memandang beberpaa hadiah, beberapa bunga, serta snack yang ia dapati karena laki-laki itu baru saja menyelesaikan wisudanya hari ini, rasanya, pemandangan itu lebih enak dipandang daripada harus melihat tiket yang disodorkan di depan wajahnya itu, laki-laki itu bahkan baru saja pulang dari sesi pemotertan bersama dengan keluarganya, ia, bersama dengan Bunda, dan Ajeng juga ayahnya, dan kali ini laki-laki yang akrab ia panggil ayah itu malah menyodorkannya tiket ke Belanda bahkan rasanya sebelum dirinya berganti pakaian, bahkan sebelum matahari hari ini terbenanm dengan sempurna, memang, memang ini lah keinginan sang ayah k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN