“Ayo makan dulu,” ucap Nayuta membuat dua orang yang tengah mengurubungi baby Nirankara mendongkak, menatap Nayuta yang memecah keheningan itu. Fallany menatap laki-laki yang ada di samping kiri baby Nirankara sedangkan dirinya berada di sebelah kanan, perempuan itu hanya terdiam, ia sama sekali tidak bisa melakukan apa pun, ia juga tidak ingin menegur Jefri, rasanya, begitu sulit setelah apa yang terjadi padanya dengan jefri dimasa lalu, dengan semua kata, dengan semua perbuatan yang ada dimasa lalu, membuat Fallany memilih untuk merasa tidak mengenal Jefri, ya, kadang, berperilaku seperti itu lebih baik daripada harus mencoba mema’afkan walau kenyataannya hati Fallany masih membenci laki-laki itu. Tidak, ia sama sekali tidak punya dendam ke

