Suara mesin mobil yang berhenti di depan galeri Selly. Seorang wanita hendak turun dari dalam mobil sambil terus menggerutu karena kesal. “Bagaimana ini..? Aku sudah sangat terlambat,” gerutu Kaira yang masih berada di dalam mobil. “Ini juga kenapa sih tidak bisa lepas?” gerutu Kaira pada sepatunya yang sulit dibuka, Kaira ingin menggantinya dengan heels. Kaira terus menggerutu karena kepala editornya berhasil membuat dirinya bekerja lebih lama. Saking kesalnya dia berharap apapun yang dikerjakan atasannya itu pasti akan hancur. “Padahal aku sudah izin kerja setengah hari.” Kaira buru-buru masuk ke dalam galeri dengan sedikit berlari dan napas memburu. Kaira khawatir jika acaranya sudah selesai. “Haah.. haah..!!” “Kakak..,” panggil Selly yang melihat Kaira tergesa-gesa masuk ke dal

