Enam puluh dua

1526 Kata

Pagi itu matahari bersinar secerah biasa. Ana sudah mulai disibukkan dengan persiapan ujian di beberapa mata kuliah. Dirinya bahkan kehilangan banyak waktu untuk bersama dengan Deanova, karena kekasihnya itu juga sedang sibuk dengan banyaknya praktek mata kuliah. Sedangkan dengan Bagas dan Nadia, Ana sering kali terpisah karena berbeda mata kuliah. Beberapa hari dia jalani hanya seorang diri, bersama dengan teman-teman yang sekedar kenal nama. Namun belakangan memang sedang heboh-hebohnya berita tentang Aurel yang kembali ditangkap dan diduga akan menerima hukuman penjara paling sedikitnya tiga tahun. Ana mendengar berita itu dari gosip yang beredar di kalangan teman mahasiswa nya. Kali ini Ana bersyukur jika itu memang benar, setidaknya Aurel mungkin akan merenungi kesalahan yang suda

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN