"Ana, sudah belum mandinya? Nanti keburu siang, di pasar malah panas." Ana yang sedang mengenakan pakaian, langsung buru-buru keluar. Tidak lupa dia membawa tas dan juga ponsel miliknya. "Ini udah kok, Bu. Kita berangkat naik apa?" tanya Ana. Ibunya menoleh ke arah depan. "Naik motor aja kali ya? Ayah enggak bisa antar karena harus ke rumah Pak RT katanya." Ana mengangguk, lekas dia mencari kunci motor milik Ibunya di laci yang ada di ruang televisi. "Yuk, Bu!" ajaknya kemudian. Ibunya langsung meraih tas miliknya, berjalan ke depan mengikuti langkah kaki Ana. "Enggak mau Ayah antar?" tanya Ayahnya yang sedang membaca koran di depan rumah. "Enggak usah, Yah. Nanti kalau diantar sama Ayah, kita pulangnya yang ribet. Ibu malas kalau harus naik angkot atau pakai taksi online," tolak
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


