Rumah keluarga Siswanto begitu ramai karena kedatangan anak cucu dan menantunya. Belum lagi suara Ara yang tertawa begitu nyaring diiringi suara benda pecah membuat semua orang panik seketika. Terutama Syakilla dan Fauzan. Dia begitu khawatir atas sikap Kana. Pikirannya sempat melayang bagaimana jika Kana sampai melukai para sepupunya. Namun, kekhawatirannya tak berujung. Kana berdiri bersama Ara yang berada di belakangnya. Syafa dan Syifa, si kembar yang sedang menatap marah Kana. Kana yang jahil, tak membiarkan adiknya bermain dengan si kembar. Anak pertama Kalila hanya diam menonton sambil makan keripik pisang bersama dengan anak lelaki Ardian yang tampak main game di ponsel. "Anakmu, Mas," ucap Syakilla kepada sang suami. Suara benda pecah rupanya karena Kana tak sengaja menyenggol v
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


