Kediaman Papa Siswanto tampak ramai. Acara lamaran Kalila dengan lelaki yang dicintainya berjalan dengan lancar. Hanya saja, tidak ada Syakilla. Fauzan yang sebelumnya tak ingin datang pun memutuskan datang sendiri. Walaupun dia tak memiliki alasan yang masuk akal jika ada yang bertanya tentang istrinya. Mau mengakali bahwa Syakilla sedang ada urusan kerja, rasanya tak mungkin karena Syakilla kerja di perusahaan papanya. Mau mengakali Syakilla sedang pergi bersama teman-temannya juga sangat tak mungkin karena ini acara keluarga penting tak pantas jika harus mengutamakan teman-teman dibanding keluarga. Sedari tadi, Ardian memandangnya dengan tatapan tajam. Dia hanya bisa menghela nafas panjang. Bukan karena takut, tetapi rasanya malas jika harus ditanya kemana istrinya sekarang, kenapa ti

