32-Sadar

2254 Kata

Fauzan sudah pulang. Begitupula Kalila yang diminta untuk pulang bersama Ardian dan tentunya Syakilla. Mama Helena tak tahu akan hal itu, karena menemani Papa Siswanto yang terbaring di ranjang dan belum sadar sampai saat ini. Hanya keheningan di dalam mobil, malam terasa begitu panjang, hanya terdengar suara suara kendaraan yang berlalu lintas. Syakilla yang duduk bersebelahan dengan Kalila pun memilih diam. Apalagi Kalila yang sedang ketakutan setengah mati. Ardian hanya bisa menggelengkan kepala saat ini ketika melihat kelakuan Kalila. Syakilla tadi meminta pulang dan tak menginap di rumah sakit. Padahal keadaannya masih lemas. Ardian pun mengiyakan saja, dia akan meminta penjelasan dari Kalila sekaligus ingin mencari tahu kebenaran yang tersembunyi selama ini darinya. Sampai di ruma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN