31. Cuek

1105 Kata

Keadaan kantin memang ramai, tapi tidak untuk ketiga orang ini — Gladis, Bunga dan Tiara— terasa seperti di tengah hutan. Sunyi. Tak ada percakapan atau canda gurau perihal kedatangan sosok laki-laki bernama Alwi. Gladis tak ingin ikut campur, bukan karna apa-apa hanya saja, sepertinya ini masalah pribadi keduanya, hingga ia tak mau mengganggu. "Aku duluan." ujar Tiara langsung berlalu. Bunga menatap punggung Tiapa sedih, ia menunduk menatap piring makan nya. "Udah, jangan sedih. Nanti aku bantu omong baik-baik. Tiara bakalan dengerin kok, tapi biarin dia sekarang dinginin kepalanya dulu." Bunga menganggur, "Maaf kamu jadi takut." Gladis menggeleng, "Enggak apa-apa. Habiskan makanannya dulu, terus kekelas, lima belas menit lagi masuk." Bunga hanya mengangguk sepertinya selera makann

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN